Monday, 07 March 2011 09:00
Last Updated on Monday, 07 March 2011 08:40
Written by Administrator
Prediksi periode minor (1-5 hari): Sideways melemah. Prediksi periode intraday: Melemah. Level support-resistance: 3.478,73 – 3.575,63. Saham yang layak dicermati: BBNI, BNII, BBRI, INDF, UNVR, ISAT, JSMR, SGRO, MEDC, ADRO. Terkereknya harga minyak, gejolaK Timur Tengah, dan sentimen ekspektasi kenaikan suku bunga Eropa membawa bursa AS terkoreksi. DJIA turun 0,72 persen ke level 12.169,88. Meskipun demikian, pelaku pasar masih optimis dengan kesinambungan ekonomi, seiring membaiknya kondisi lapangan kerja. Tingkat pengangguran AS turun ke level 8,9 persen, dan penambahan tenaga kerja baru di sektor nonpertanian dan swasta yang sejalan dengan ekspektasi. Mayoritas bursa Asia menguat diakhir pekan kemarin. IHSG pun berhasil menembus zona positif, dengan menguat 1,38 persen ke level 3.542,90. Keputusan BI mempertahankan suku bunga acuan di level 6,75 persen dan tekanan inflasi yang mereda, memberikan injeksi sentimen positif ke bursa. Pagi ini sejumlah bursa Asia memerah, dengan harga minyak US Light Sweet naik ke level US$ 105.09/barel, dan emas naik ke level US$ 1.435,20/toy ounce. Berikut ini gambaran indikator teknikal IHSG pada periode jangka intradays dan minor:
Pola Trend
- Aaron Up naik tajam diatas level 50, sementara Aaron Down justru melemah. Sementara itu, indikator ADX bergerak trending dengan pola trend naik (+DI 31,83) menguat diatas pola trend turun (-DI 9.96). Pada periode minor, ada indikasi penguatan indeks.
Volatilitas Pergerakan
- Volatilitas bergerak menurun dan simpangan harga flat dibandingkan dari rata-rata 20 hari terakhir. Chaikin volatility turun kelevel (-19.11) dan Bollinger Bands width (170). Kenaikan indeks saat ini hampir mencapai upper bands, yang menjadi indikasi awal kenaikan yang hampir puncak.
Tekanan Beli (Jual)
- CCI (148.7) dan William’s %R (-0.41) naik diatas area jenuh beli. Penguatan cenderung terbatas.
- Indikator %K (88.84) berada diatas garis indikator %D (86.51). Indikator SS masih memberikan indikasi sinyal beli. Amati pergerakannya karena mendekati area jenuh beli. Level kenaikan makin terbatas.
- Indikator Chaikin Money Flow positif (0.30) naik tajam dibandingkan perdagangan sebelumnya. Tekanan beli bergerak menguat.
- Artinya secara teknikal, dalam periode menengah, pasar diprediksi bergerak sideways melemah. Sedangkan dalam periode intraday, indeks berpotensi melemah.



Disclaimer:
- Tabel di atas bukanlah rekomendasi investasi yang diberikan DRI kepada para pembaca.
- Uraian ini bertujuan untuk membantu pembaca menyeleksi saham-saham berdasarkan sinyal yang dihasilkan oleh indikator teknikal. Indikator teknikal yang digunakan antara lain adalah MACD, Fast Stochastic, Slow Stochastic, RSI, dan Stoch RSI.
- Pembaca dapat menganalisis lebih lanjut peluang pergerakan setiap saham yang diuraikan di atas untuk kemudian mengambil keputusan investasi secara mandiri.