Tuesday, 20 April 2010 09:41
Berikut ini gambaran indikator teknikal BBRI pada periode jangka pendek dan menengah:
Kekuatan trend
- Saham BBRI mengalami trend koreksi memasuki minggu pertama April 2010. Tampaknya trend koreksi masih akan melanda BBRI mengingat kekuatan trend naik (Aaron Up 35,71) yang melempem dibawah trend turun (Aaron Down 100).
- Pola pergerakan masih bersifat trading melemah. ADX bergerak turun dengan kekuatan trend turun masih relatif kuat (-DI 28,58) diatas kekuatan trend naik (+DI 17,35). Diperiode jangka pendek, BBRI diprediksi memiliki pergerakan trending menguat.
Volatilitas
- Chaikin Volatility bersama dengan Bollinger Band Width melemah disaat harga saham melemah. Volatilitas rendah membayangi pelemahan harga. Pelaku pasarmasih menunggu sentimen tepat.
- Saham BBRI saat ini hampir menyentuh lower bands, yang berarti secara teknikal cenderung murah.
Overbought (Oversold)
- Indikator CCI (104,3) sudah masuk area jenuh jual. Meski masih berpotensi melemah, bersiaplah dengan posisi long ketika CCI berbalik naik.
- Sementara itu sinyal jual tampak masih terlihat. Indikasi ini tergambar pada garis indikator %K (11,39) berada dibawah garis indikator %D (23,83). Pergerakan Slow Stoch juga menuju area jenuh jual.
Tekanan Beli (Jual)
- Indikator Chaikin Money Flow positif (0.11), kembali naik dibandingkan perdagangan sebelumnya. Meskipun tekanan beli masih rendah, namun efektif mengangkat harga.
- Artinya secara teknikal, dalam jangka menengah, BBRI diprediksi cenderung melemah. Sedangkan dalam periode yang lebih pendek, pergerakannya cenderung menguat, dengan level support 1-resistance 1 yaitu direntang 8.000 – 8.150, dan level support 2-resistance 2 yaitu direntang 7.900 – 8.200.
Disclaimer:
- Uraian di atas bukanlah rekomendasi investasi yang diberikan DRI kepada para pembaca.
- Pembaca dapat menganalisis lebih lanjut peluang pergerakan setiap saham yang diuraikan di atas untuk kemudian mengambil keputusan investasi secara mandiri.